Anda berdiri di depan etalase, di tangan kiri ada kalung 10 gram yang bagus sekali, di tangan kanan ada keping logam mulia yang bentuknya biasa saja. Harganya mirip, dan penjaga toko menunggu Anda memutuskan.
Kalau tujuan Anda menyimpan nilai, jawabannya logam mulia. Perhiasan emas hampir selalu kalah efisien sebagai investasi karena ongkos pembuatannya ikut Anda bayar di depan, tetapi tidak ikut dihitung saat perhiasan itu dijual kembali. Selisihnya bukan angka kecil — di contoh hitungan di bawah, bedanya sekitar dua juta rupiah untuk pembelian yang sama-sama sekitar dua puluh juta.
Kami toko emas, dan kami menjual keduanya. Tulisan ini tetap kami tulis apa adanya.
Untuk tujuan investasi, emas batangan lebih untung daripada perhiasan. Emas batangan dinilai dari berat dan kadarnya saja, sehingga hampir seluruh uang yang Anda bayarkan kembali saat dijual. Perhiasan mengandung ongkos pembuatan sebesar belasan hingga puluhan persen yang tidak dihitung lagi ketika perhiasan itu dijual kembali.
Perbedaannya bukan soal kualitas emasnya. Emas di dalam kalung dan emas di dalam keping batangan sama-sama emas. Yang berbeda adalah apa yang Anda bayar selain emasnya: desain, tenaga pengrajin, patri sambungan, kunci pengait, dan kadang batu hiasan. Semua itu punya nilai — hanya saja nilainya melekat pada bentuknya, bukan pada logamnya.
Ongkos pembuatan perhiasan hangus karena toko yang membeli kembali perhiasan Anda tidak membeli desainnya. Perhiasan bekas umumnya dilebur ulang atau dijual lagi sebagai barang bekas, sehingga yang dinilai hanya kandungan emas murni di dalamnya. Tenaga pengrajin yang sudah Anda bayar tidak bisa dijual ulang kepada siapa pun.
Ini sebabnya penilaian perhiasan di meja kasir selalu dimulai dari dua angka: berapa berat bersihnya, dan berapa kadarnya. Kalung 10 gram berkadar 750 dihitung sebagai 7,5 gram emas murni. Kalau Anda belum yakin cara membaca angka kadar di perhiasan Anda, kami sudah menjelaskannya terpisah di [Arti Kode 375, 750, 916, dan 999 pada Emas](https://www.bumiemas.id/artikel/arti-kode-375-750-916-999-pada-emas).
Dengan ongkos pembuatan sekitar 15 persen, uang yang kembali dari perhiasan berkadar 750 kira-kira 83 persen dari yang Anda bayar, sementara dari logam mulia sekitar 95 persen. Untuk pembelian dua puluh juta rupiah, selisihnya sekitar dua juta rupiah — dan itu terjadi di hari yang sama, sebelum harga emas bergerak sedikit pun.
Berikut hitungan lengkapnya. Semua angka di bawah ini ilustrasi, bukan harga hari ini. Andaikan harga emas murni Rp2.000.000 per gram, harga beli kembali (buyback) Rp1.900.000 per gram, dan ongkos pembuatan perhiasan 15 persen.
| | Logam mulia 10 gram (999) | Kalung 10 gram kadar 750 |
| --- | --- | --- |
| Kandungan emas murni | 10 gram | 7,5 gram |
| Yang Anda bayar | Rp20.000.000 | Rp17.250.000 |
| Diterima jika dijual hari itu juga | Rp19.000.000 | Rp14.250.000 |
| Yang hilang | Rp1.000.000 (5%) | Rp3.000.000 (17%) |
Baca baris terakhir baik-baik. Logam mulia juga rugi kalau dijual di hari yang sama — selisih beli dan jual selalu ada, dan itu wajar; kami menjelaskan asal-usulnya di [Kenapa Harga Jual Emas Anda Lebih Rendah dari Harga Belinya](https://www.bumiemas.id/artikel/kenapa-harga-jual-emas-lebih-rendah-dari-harga-beli). Bedanya, lubang 5 persen bisa tertutup oleh kenaikan harga dalam waktu yang jauh lebih pendek daripada lubang 17 persen.
Dan perlu dikatakan terus terang: harga emas bisa turun. Tidak ada jaminan lubang itu tertutup dalam jangka waktu tertentu. Emas juga tidak memberi bunga, dividen, atau sewa — selembar keping yang Anda simpan sepuluh tahun tetap satu keping, tidak beranak.
Membeli perhiasan emas tidak keliru selama Anda membelinya untuk dipakai, bukan untuk disimpan sebagai investasi. Ongkos pembuatan yang Anda bayar adalah harga dari barang yang dipakai dan dinikmati bertahun-tahun. Yang merugikan adalah membeli perhiasan sambil membayangkan nilainya kembali utuh saat dijual.
Perhiasan juga punya satu keunggulan nyata: ia bisa dijual sepotong-sepotong. Gelang bisa dilepas satu, cincin bisa dijual satu. Sementara keping 10 gram harus dijual utuh sepuluh gram sekaligus, meskipun Anda hanya butuh separuhnya.
Anda bisa memulai dari keping kecil seperti 0,5 atau 1 gram, dengan catatan keping kecil selalu lebih mahal per gram daripada keping besar. Ongkos cetak satu keping hampir sama besar untuk ukuran apa pun, sehingga pada keping kecil ongkos itu terbagi ke lebih sedikit gram.
Jadi urutannya sederhana: mulai dari yang Anda mampu, lalu naikkan ukuran keping seiring dana bertambah. Perbandingan angkanya sudah kami buatkan tabelnya di [Beli Emas 1 Gram atau 10 Gram, Mana yang Lebih Untung](https://www.bumiemas.id/artikel/beli-emas-1-gram-atau-10-gram-mana-lebih-untung).
Emas perhiasan umumnya bisa dijual di toko emas mana pun, termasuk toko yang berbeda dari tempat Anda membelinya. Yang berbeda hanya cara menilainya: tanpa nota asli, toko akan menguji kadar dan menimbang ulang di tempat. Potongannya biasanya sedikit lebih besar dibanding menjual di toko asal.
Emas batangan tanpa sertifikat tetap laku dijual, karena yang dinilai adalah logamnya, bukan kertasnya. Toko akan menguji kadar kepingnya dengan alat sebelum menawar. Namun harganya biasanya sedikit lebih rendah daripada keping yang sertifikatnya lengkap, karena pembeli berikutnya juga akan menanyakan hal yang sama.
Tidak ada angka pasti, karena itu bergantung pada pergerakan harga yang tidak bisa diketahui siapa pun di muka. Yang bisa dipastikan hanyalah titik awalnya: harga jual kembali harus naik melewati selisih beli–jual dulu sebelum Anda benar-benar impas. Karena itu emas lebih cocok untuk dana jangka panjang, bukan uang yang mungkin Anda butuhkan bulan depan.
Emas putih dan emas kuning dinilai dari kadar emasnya, bukan dari warnanya. Warna berasal dari logam campuran yang dipakai — nikel atau paladium untuk putih, tembaga untuk kemerahan. Dua perhiasan dengan kadar dan berat sama bernilai sama, apa pun warnanya.
Jangan putuskan dari artikel. Bawa saja emas yang Anda punya ke toko kami di Jl. Joglo Raya No. 117F, Kembangan, Jakarta Barat. Kami timbang dan uji kadarnya di depan Anda, lalu kami sebutkan angkanya. Tidak ada biaya untuk itu, dan Anda tetap bebas pulang membawa emas Anda tanpa jadi menjual.
Yang kami harap Anda bawa pulang minimal satu hal: Anda sekarang tahu angka mana yang harus ditanyakan sebelum uang berpindah tangan.
Tim Bumi Emas