Bumi Emas
← Semua artikel

Punya Emas UBS, Galeri 24, atau Lotus Archi dan Mau Dijual: Diterima di Mana dan Berapa Potongannya?

· Tim Bumi Emas
Bagikan artikel WhatsApp

Beberapa ukuran emas batangan dalam kapsul di meja penaksiran
Daftar isi
  1. Emas UBS, Galeri 24, atau Lotus Archi bisa dijual di toko emas lain?
  2. Kenapa emas non-Antam sering dinilai lebih rendah dari emas Antam?
  3. Berapa potongan emas non-Antam kalau dijual di toko yang bukan penerbitnya?
  4. Apakah merek emas batangan mempengaruhi kadar dan keasliannya?
  5. Lebih baik menjual emas UBS ke penerbitnya atau ke toko emas terdekat?
  6. Apa yang perlu dibawa saat menjual emas batangan non-Antam?
  7. Pertanyaan yang sering diajukan
  8. Bisakah emas ditimbang dan diuji dulu tanpa harus menjualnya?

Anda membuka lemari, menemukan keping 10 gram yang dibeli bertahun-tahun lalu, lalu ragu begitu melihat kemasannya: mereknya bukan Antam. Kabar baiknya, emas batangan merek apa pun — UBS, Galeri 24, Lotus Archi, King Halim — tetap bisa dijual, dan tidak harus dibawa kembali ke penerbitnya. Yang berbeda bukan diterima atau tidaknya, melainkan cara menilainya: yang dihitung adalah kadar dan beratnya, bukan nama di kemasan. Selisih yang mungkin timbul karena merek umumnya jauh lebih kecil daripada selisih beli-jual yang sudah melekat pada semua emas.

Emas UBS, Galeri 24, atau Lotus Archi bisa dijual di toko emas lain?

Emas batangan UBS, Galeri 24, Lotus Archi, dan merek lokal lainnya bisa dijual di toko emas yang bukan penerbitnya. Toko emas tidak membeli mereknya, melainkan logamnya. Selama kadar dan beratnya bisa dipastikan lewat timbangan dan alat uji, transaksinya bisa selesai hari itu juga tanpa Anda perlu kembali ke tempat pembelian.

Yang perlu Anda pahami: setiap penerbit hanya mengumumkan harga buyback untuk mereknya sendiri. Ketika emas UBS dibawa ke toko yang bukan penerbitnya, tidak ada daftar harga resmi yang otomatis berlaku. Penilaiannya kembali ke dasar yang paling jujur: berapa gram, berapa kadarnya, dan berapa harga emas murni per gram hari itu.

Kenapa emas non-Antam sering dinilai lebih rendah dari emas Antam?

Emas non-Antam kadang dinilai sedikit lebih rendah bukan karena emasnya kurang murni, melainkan karena pembelinya menanggung risiko dan biaya tambahan: verifikasi yang lebih teliti, kemungkinan emas itu perlu dilebur atau dijual ulang ke pasar yang lebih sempit, dan permintaan pasar yang tidak sebesar merek paling dikenal.

Faktor lain adalah likuiditas. Emas Antam paling luas dikenal di Indonesia, sehingga kepingnya paling mudah berpindah tangan. Merek lain bisa sama-sama berkadar 999,9 dan tetap laku, hanya saja lingkaran pembelinya lebih kecil.

Di sini kami perlu terus terang: premi merek yang Anda bayar saat membeli tidak pernah kembali saat menjual. Selisih itu hangus — persis seperti ongkos pembuatan pada perhiasan. Itu bukan kebijakan satu toko, melainkan sifat pasar emas.

Berapa potongan emas non-Antam kalau dijual di toko yang bukan penerbitnya?

Potongan emas non-Antam tidak punya angka baku, karena setiap toko menilai sendiri dan harga emas berubah tiap hari. Yang bisa Anda lakukan adalah menghitung batas bawahnya: nilai kandungan emas murninya. Dari situ, selisih karena merek biasanya jauh lebih kecil daripada selisih beli-jual yang pasti Anda tanggung.

Mari andaikan — angka di bawah ini ilustrasi semata, bukan harga hari ini — harga acuan emas murni per gram adalah Rp2.000.000, dan Anda punya keping 10 gram berkadar 999,9. Nilai kandungan emasnya Rp20.000.000. Perbandingan ilustrasinya:

Kondisi keping 10 gram (ilustrasi)Dasar penilaianUang diterimaSelisih
Merek paling dikenal, kemasan tersegel utuh100% nilai emas murniRp20.000.000—
Merek lain, kemasan tersegel utuh99%Rp19.800.000Rp200.000
Merek lain, kemasan sudah dibuka98%Rp19.600.000Rp400.000
Tanpa kemasan dan sertifikat, perlu uji lebih lanjut96%Rp19.200.000Rp800.000

Sekarang bandingkan dengan angka yang jarang disorot orang. Kalau keping itu dulu Anda beli pada harga jual toko sekitar Rp2.100.000 per gram — sementara harga buyback hari ini Rp2.000.000 — maka Anda sudah menanggung Rp1.000.000 dari selisih beli-jual saja. Artinya urusan merek menyumbang ratusan ribu, sedangkan spread menyumbang jutaan. Yang perlu Anda cermati sebelum membeli justru yang kedua, dan itu kami bahas terpisah di Kenapa Harga Jual Emas Anda Lebih Rendah dari Harga Belinya?.

Apakah merek emas batangan mempengaruhi kadar dan keasliannya?

Merek emas batangan tidak menentukan keaslian. Yang menentukan adalah kadar yang tertera dan hasil pengujiannya. Emas UBS, Galeri 24, Lotus Archi, dan Antam umumnya sama-sama mencantumkan kadar 999,9 alias 24 karat, sehingga satu gram emas murni di keping mana pun bernilai sama di pasar.

Jadi anggapan bahwa emas merek tertentu "bukan emas asli" tidak benar. Periksa saja tiga hal di kemasan Anda: kadar, berat, dan nomor seri yang cocok dengan sertifikatnya. Bila ketiganya jelas dan segelnya utuh, pengujian di meja biasanya cepat.

Lebih baik menjual emas UBS ke penerbitnya atau ke toko emas terdekat?

Menjual ke penerbit mereknya sering memberi harga sedikit lebih tinggi karena ia memakai daftar buyback sendiri. Namun ada biaya yang tidak tercetak di daftar mana pun: waktu, transportasi, antrean, syarat administrasi, dan kadang batas jumlah atau jadwal layanan. Untuk keping kecil, biaya itu bisa menelan selisihnya.

Cara memutuskannya sederhana: hitung dulu selisih rupiahnya. Kalau selisihnya Rp150.000 sementara perjalanan menghabiskan setengah hari plus ongkos transportasi, toko terdekat lebih masuk akal. Kalau Anda menjual 100 gram dan selisihnya jutaan, perjalanan itu layak. Alur dan syaratnya sudah kami rinci di Jual Emas Beda Toko: Alur, Syarat, dan Cara Menghitung Harganya.

Apa yang perlu dibawa saat menjual emas batangan non-Antam?

Yang perlu dibawa saat menjual emas batangan non-Antam adalah kepingnya beserta kemasan dan sertifikat aslinya, kartu identitas, dan bila masih ada, nota pembelian. Sertifikat bukan syarat mutlak, tetapi kemasan tersegel utuh mempercepat pemeriksaan dan biasanya membuat penilaiannya lebih baik.

Satu saran yang sering menghemat uang orang: jangan membuka segel kemasan hanya karena ingin memegang kepingnya. Kemasan yang sudah terbuka membuat keping harus diuji lebih lama, dan di banyak tempat itu menurunkan penilaiannya. Kalau segelnya sudah terbuka sejak lama, emas Anda tetap laku — cukup minta penjelasan soal potongannya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah emas batangan bisa dijual sebagian saja?

Satu keping emas batangan tidak bisa dipotong, jadi penjualannya utuh per keping. Kalau Anda hanya butuh sebagian uangnya, pilihannya adalah menjual keping berukuran kecil saja, atau menjual satu keping lalu membeli lagi keping yang lebih kecil dengan sisanya.

Apakah keping 1 gram dan 10 gram merek yang sama dinilai sama per gramnya?

Saat dijual kembali, keping kecil sering dinilai sedikit lebih rendah per gram daripada keping besar, karena ongkos cetak per gram pada keping kecil lebih tinggi dan tidak dihitung lagi sebagai nilai emas. Saat membeli pun keping 1 gram memang lebih mahal per gramnya.

Apakah emas batangan bisa turun nilainya?

Ya. Harga emas bisa naik dan bisa turun, dan tidak ada pihak yang bisa memastikan arahnya, termasuk kami. Emas juga tidak memberi bunga, sewa, atau penghasilan apa pun selama Anda menyimpannya — nilainya hanya bergerak mengikuti harga pasar.

Apakah menjual emas batangan bisa diwakilkan orang lain?

Umumnya bisa, tetapi toko wajar meminta bukti bahwa Anda memang diberi kuasa oleh pemiliknya, misalnya surat kuasa dan salinan identitas pemilik. Syarat itu bukan mempersulit, melainkan melindungi pemilik emas dari penjualan yang tidak ia setujui.

Bisakah emas ditimbang dan diuji dulu tanpa harus menjualnya?

Emas Anda bisa ditimbang dan diuji lebih dulu tanpa kewajiban menjual. Anda tidak perlu memutuskan apa pun dari rumah. Bawa keping Anda ke Bumi Emas di Jl. Joglo Raya No. 117F, Kembangan, Jakarta Barat — merek apa pun, dengan atau tanpa sertifikat. Kami timbang dan uji di depan Anda, kami sebutkan kadar dan angka yang keluar beserta alasannya, dan itu tidak dikenai biaya.

Setelah tahu angkanya, Anda tetap bebas membawa emas itu pulang. Tidak ada kewajiban menjual dan tidak ada biaya kalau Anda menunda. Banyak orang datang hanya untuk tahu nilai emasnya, lalu pulang dengan emasnya utuh — dan itu sama sekali tidak masalah bagi kami.

Bagikan artikel WhatsApp