Pagi-pagi Anda buka berita, harga emas disebut cetak rekor. Besoknya berita lain bilang harga emas anjlok, padahal kalung di lemari Anda ya begitu-begitu saja.
Harga emas naik dan turun karena dua hal yang bergerak bersamaan: harga emas dunia yang dipatok dalam dolar Amerika, dan nilai tukar rupiah terhadap dolar itu. Harga emas dunia sendiri digerakkan oleh suku bunga, kekuatan dolar, dan permintaan dari bank sentral serta investor. Karena kurs ikut menentukan, harga emas di Indonesia bisa naik meskipun harga emas dunia sedang turun — dan sebaliknya.
Harga emas ditentukan oleh harga emas di pasar dunia yang dikutip dalam dolar Amerika per troy ounce, lalu diterjemahkan ke rupiah per gram. Penggeraknya adalah suku bunga, kekuatan mata uang dolar, permintaan bank sentral dan investor, permintaan perhiasan dan industri, serta tingkat ketidakpastian ekonomi. Tidak ada satu pihak pun yang menetapkan harga ini sendirian.
Supaya lebih mudah dibaca, ini arah pengaruh masing-masing faktor:
| Faktor | Kalau faktor ini naik | Kecenderungan harga emas |
| --- | --- | --- |
| Suku bunga (deposito, obligasi) | Naik | Cenderung tertekan |
| Nilai tukar dolar Amerika | Menguat | Cenderung tertekan |
| Pembelian oleh bank sentral & investor | Naik | Cenderung terdorong naik |
| Ketidakpastian ekonomi & geopolitik | Naik | Cenderung terdorong naik |
| Nilai tukar rupiah terhadap dolar | Melemah | Harga emas dalam rupiah naik |
Kata "cenderung" di tabel itu bukan basa-basi. Faktor-faktor ini sering bekerja berlawanan arah pada saat yang sama, dan yang menang tidak selalu bisa ditebak.
Soal suku bunga, logikanya sederhana. Emas tidak memberi bunga, dividen, atau sewa. Satu gram emas yang Anda simpan hari ini tetap satu gram tahun depan. Jadi ketika deposito menawarkan bunga yang menarik, sebagian orang memindahkan uangnya ke sana dan permintaan emas mengendur. Ini kami sampaikan terus terang meski kami hidup dari jual beli emas: emas tidak menghasilkan penghasilan pasif apa pun.
Harga emas di Indonesia bisa naik meskipun harga emas dunia turun karena harga lokal adalah hasil perkalian harga dunia dengan kurs rupiah. Kalau rupiah melemah terhadap dolar lebih cepat daripada turunnya harga emas dunia, harga dalam rupiah tetap naik. Dua angka bergerak, dan yang Anda rasakan adalah hasil gabungannya.
Mari pakai angka. Semua angka di bawah ini ilustrasi, bukan harga hari ini — harga sebenarnya berubah setiap hari.
Andaikan harga emas dunia USD 2.000 per troy ounce dan kurs Rp16.000 per dolar:
Sekarang andaikan sebulan kemudian harga dunia turun 5% menjadi USD 1.900, tapi rupiah melemah menjadi Rp17.000 per dolar:
Harga emas dunia turun, tapi harga emas dalam rupiah justru naik sekitar Rp9.000 per gram. Inilah sebabnya berita internasional yang bilang "emas melemah" kadang tidak cocok dengan angka yang Anda lihat di toko.
Harga emas dunia adalah harga bahan mentah dalam jumlah besar di pasar internasional, sedangkan harga di toko emas sudah mencakup biaya pemurnian, pencetakan keping, sertifikasi, pengiriman, asuransi, dan margin usaha. Karena itu harga beli di toko selalu sedikit di atas hitungan pasar dunia, dan harga jual kembali sedikit di bawahnya.
Yang perlu Anda catat: toko emas tidak menentukan harga emas dunia. Yang ditentukan toko adalah selisih antara harga beli dan harga jual kembali — itulah yang pantas Anda bandingkan antar toko, bukan harga emasnya. Kami sudah menulis rincian selisih ini di [Kenapa Harga Jual Emas Anda Lebih Rendah dari Harga Belinya?](https://www.bumiemas.id/artikel/kenapa-harga-jual-emas-lebih-rendah-dari-harga-beli).
Tidak. Harga emas bisa turun, dan pernah turun dalam periode yang cukup panjang. Siapa pun yang menjamin harga emas pasti naik sedang menjanjikan sesuatu yang tidak bisa dia kendalikan, termasuk kami. Emas dibeli sebagai penyimpan nilai jangka panjang, bukan sebagai mesin keuntungan yang pasti.
Ini penting kalau uang yang Anda pakai mungkin dibutuhkan dalam waktu dekat. Kalau tahun depan uang itu harus dipakai untuk biaya sekolah atau renovasi, membeli emas sekarang berarti menggantungkan pengeluaran itu pada harga yang tidak bisa ditebak siapa pun.
Kalau berencana menjual, yang perlu Anda pantau bukan harga emas dunia, melainkan harga buyback di toko tujuan Anda untuk kadar dan bentuk emas yang Anda pegang. Harga buyback itulah uang yang benar-benar Anda terima. Selisihnya dengan harga berita bisa lumayan, terutama untuk perhiasan.
Menebak puncak harga tidak pernah berhasil dilakukan siapa pun secara konsisten. Cara yang lebih masuk akal adalah memutuskan berdasarkan kebutuhan Anda sendiri, seperti yang kami uraikan di [Kapan Waktu yang Tepat Menjual Emas?](https://www.bumiemas.id/artikel/kapan-waktu-yang-tepat-menjual-emas).
Satu troy ounce sama dengan 31,1035 gram. Satuan ini dipakai khusus untuk logam mulia dan berbeda dari ounce biasa yang sekitar 28,35 gram. Harga emas dunia hampir selalu dikutip per troy ounce, sehingga perlu dibagi 31,1035 untuk mendapat harga per gram.
Ya. Harga emas dunia bergerak sepanjang hari kerja mengikuti perdagangan di pasar internasional, dan toko emas biasanya memperbarui daftar harganya minimal sekali sehari. Karena itu harga yang Anda lihat kemarin belum tentu berlaku hari ini.
Emas sering dibeli orang sebagai pelindung nilai saat inflasi tinggi, sehingga permintaannya cenderung meningkat pada periode seperti itu. Namun hubungan ini tidak otomatis dan tidak berlaku di setiap periode. Harga emas tetap bisa turun meskipun inflasi sedang tinggi.
Harga emas antar toko berbeda karena masing-masing toko menanggung biaya operasional, stok, dan margin yang berbeda. Perbedaan ini wajar selama masih tipis. Yang paling layak dibandingkan adalah harga buyback-nya, karena di situlah selisih antar toko biasanya paling terasa.
Keduanya mengikuti harga emas dunia yang sama, tetapi nilai jual kembali perhiasan lebih rendah karena kadarnya di bawah 24 karat dan ongkos pembuatannya tidak dihitung lagi saat dijual. Jadi meskipun arah pergerakannya sama, rupiah yang Anda terima berbeda cukup jauh.
Cara paling sederhana mengetahui nilai emas Anda hari ini bukan dengan menghitung dari berita, melainkan dengan membawanya ke meja kami di Jl. Joglo Raya No. 117F, Kembangan, Jakarta Barat. Emas Anda ditimbang dan diuji kadarnya di depan mata Anda, lalu kami sebutkan angkanya. Tidak ada biaya untuk pengujian itu, dan Anda sepenuhnya bebas pulang membawa emas Anda kembali kalau angkanya belum cocok.